Praisindo Teknologi Dorong Transformasi Wealth Management Indonesia Lewat AI dan Otomasi Digital

bsi
Bank Syariah Indonesia (BSI) Memulai Implementasi Retail Bonds System (RBS) dengan Solusi Praisindo Wealth Management.
April 17, 2025

Praisindo Teknologi Dorong Transformasi Wealth Management Indonesia Lewat AI dan Otomasi Digital

Jakarta, 5 November 2025 – Industri wealth management Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan otomasi digital. Sebagai pionir dalam solusi teknologi investasi dan keuangan, PT Praisindo Teknologi, anak perusahaan dari Censof Holdings Berhad (Bursa Malaysia: CENSOF), menggelar acara Sharing Session & Technology Update – Wealth Technology 2025 di Restoran Kembang Goela, Jakarta.

Acara ini menjadi momentum penting bagi industri, mempertemukan lebih dari 35 institusi keuangan dari berbagai sektor — perbankan, manajer investasi, asuransi, hingga dana pensiun. Hadir pula perwakilan dari Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) yang turut mendukung pengembangan ekosistem digital di pasar modal.

Wealth Management Menuju Era 20 Juta Investor

Dengan tema “Masa Depan Wealth Management Indonesia: AI, Otomasi, Pembayaran Terintegrasi, dan Keamanan Digital untuk Melayani 20 Juta Investor,” acara ini membahas arah masa depan layanan keuangan yang semakin inklusif dan cerdas.

Dalam sambutannya, Boyke Bader Brillianto, Direktur PT Praisindo Teknologi, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah investor ritel yang kini mendekati 20 juta SID aktif menuntut sistem wealth management yang lebih adaptif dan aman.

“Institusi keuangan kini ditantang untuk mengelola jutaan nasabah dengan pendekatan yang personal namun efisien. Teknologi AI dan otomasi menjadi kunci untuk mencapainya,” ujar Boyke.

Mauldy R. Makmur, Direktur Eksekutif APRDI, menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyedia solusi teknologi dan lembaga keuangan.

“Teknologi kini menjadi faktor pembeda utama dalam daya saing industri investasi. Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh, asalkan ekosistem digitalnya dikembangkan dengan kolaboratif,” ungkapnya.

AI sebagai Pendorong Inklusi dan Literasi Keuangan

Dalam sesi berikutnya, Hazairin, CEO PT Praisindo Teknologi, menyoroti peran besar Artificial Intelligence (AI) dalam memperluas akses layanan wealth management bagi masyarakat.

“AI memungkinkan perbankan dan institusi keuangan mempercepat inklusi keuangan. Dulu wealth management hanya dinikmati kalangan atas, kini AI membuat layanan itu relevan untuk skala rumah tangga,” jelas Hazairin.

AI juga membantu masyarakat meninggalkan perilaku investasi spekulatif menuju perencanaan keuangan berbasis tujuan (goal-based financial planning), menjadikan keputusan investasi lebih matang dan berkelanjutan.

Praisindo WMS 2025 – Solusi Wealth Management Generasi Baru

Dalam acara ini, Praisindo memperkenalkan Praisindo WMS 2025, platform wealth management system generasi terbaru yang menggabungkan Customer Portfolio Management (CPM) dan Order Management System (OMS) dengan dukungan AI, data analytics, dan digital experience modern.

Inovasi unggulannya, AI Wealth Navigator, berfungsi sebagai co-pilot investasi untuk membantu Relationship Manager dan nasabah merencanakan investasi secara efisien.

Fitur-fitur unggulan AI Wealth Navigator meliputi:

Adaptive Portfolio Intelligence – otomatis menyesuaikan portofolio dengan kondisi pasar.

Market Intelligence Hub – analisis pasar real-time berbasis AI prediktif.

Life-Centric Wealth Planning – membantu nasabah merancang tujuan keuangan jangka panjang.

Debt Intelligence Engine – mengelola utang dengan pendekatan data-driven.

Autonomous Investment Co-Pilot – rekomendasi investasi transparan dengan Explainable AI.

Dengan teknologi ini, Praisindo WMS 2025 menjadi solusi ideal untuk institusi keuangan yang ingin memperkuat digitalisasi layanan investasi dan wealth management mereka.

Kolaborasi Strategis untuk Ekosistem WealthTech Indonesia

Dalam sesi technology showcase, Praisindo menghadirkan kolaborasi dengan mitra teknologi strategis:

Cognitive Consulting Sdn Bhd – menampilkan solusi hyperautomation dan agentic RPA untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepatuhan otomatis.

Ascertain Technologies Sdn Bhd – memperkenalkan solusi payment gateway RinggitPay yang akan di-whitelabelled menjadi RupiahPay, dan diintegrasikan langsung dengan Praisindo WMS 2025 untuk mendukung e-wallet, QRIS, dan virtual account.

Peris.ai – menghadirkan platform keamanan digital dengan teknologi biometrik, tanda tangan digital, dan zero-trust architecture.

Acara ditutup dengan diskusi panel interaktif yang menghadirkan perwakilan APRDI dan para mitra teknologi, membahas strategi membangun ekosistem WealthTech Indonesia yang aman, adaptif, dan berkelanjutan.